Cara Terapi Anak Autis di Rumah

cara terapi anak autis di rumah

Bagi orang tua penderita anak autis, ada beberapa hal yang perlu diketahui, dipahami, dan dilakukan bahwa anak autis tidak gila dan tidak kerasukan setan. Pada beberapa studi menunjukkan bahwa anak autis juga alergi terhadap makanan tertentu.

Mengenal Autis Pada Anak

Penderita autis umumnya mengalami masalah pencernaan, terutama makanan yang mengandung casein (protein susu) dan gluten (protein tepung). Karena kedua jenis protein tersebut sulit dicerna maka akan menimbulkan gangguan fungsi otak apabila mengonsumsi kedua jenis protein ini. Sehingga perilaku penderita autis akan lebih hiperaktif.

Sebaiknya Terapi Autis Dirumah dimulai dengan memilih sayuran dan buah-buahan yang tidak mengandung pengawet. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara secara teratur dan berlanjut. Penderita autis sebagian dapat sembuh dengan beberapa kondisi, yaitu apabila di tangani dan diterapi sejak dini, masih dalam spektrum ringan. Kasih sayang serta kesabaran ekstra merupakan pendekatan yang harus dilakukan dalam pendidikan anak autis.

Sebuah penelitian di Jepang baru baru ini memperbaharui tentang sebuah serum yang bisa meningkatkan daya intelejensi anak dengan cara meningkatkan imun pada anak autis. Banyak dari kita mungkin tidak mengenal mengapa seorang anak menjadi autis. Anak autis, sejatinya adalah manusia biasa yang memiliki ketidak sesuaian dalam perkembangan. Hal ini terjadi pada banyak faktor salah satunya adalah kadar merkuri atau virus yang dibawa saat anak tersebut dikandung.

Masih berbicara tentang terapi untuk anak autis dari jepang. Hasil dari studi tersebut memberitahukan bahwa penyakit autis pada anak bisa disembuhkan dengan sebuah serum yang bernama GcMAF. Serum ini adalah sebuah stimulan untuk membangkitkan machropage agar bekerja sesuai dengan fungsinya untuk

1. Menetralisir racun dan imbalance pada anak autis.
2. Membangun sistem kekebalan tubuh sebagai akibat dari autisme yang terjadi
3. Meningkatkan perkembangan otak anak

Selain GcMAF, seorang anak yang menderita gangguan autis juga memerlukan vitamin C sebagai antioksidan. Adapun sumber terbaik yang dapat diberikan pada anak dengan kasus ini adalah berasal dari sayuran dan buah-buahan. Namun pada kasus tertentu, dokter di klinik kami juga menggunakan herbs dan infus vitamin c untuk hasil yang lebih baik dan penyerapan yang optimal.

Terapi Anak Autis dirumah

Orangtua dianjurkan tahu keunggulan anaknya melalui konsep multiple intellegence bahwa kecerdasan bisa beragam. Ada kecerdasan matematis, kinetik, matematis, dan verbal. Setiap anak autis memiliki ciri anak autis khusus dalam kuantitas dan kualitas yang berbeda. Dibalik kekurangan, tuhan pasti memberikan keunggulan. Sebagian individu autis memiliki kemampuan luar biasa tanpa melalui proses belajar yang disebut savant, seperti mampu menghafal kamus ensiklopedia secara rinci.
Sayangnya para orangtua cenderung menekankan kekurangan (defisit) anak, bukan menggali atau mengembangkan potensi. Padahal, pengembangan potensi dapat digunakan sebagai kompensasi dari defisit yang ada . Karena itu, cara terbaik Terapi Autis Dirumah untuk memahami mereka adalah dengan berusaha mengenali mereka tanpa prasangka tertentu, apalagi membandingkan mereka dengan individu normal.

Penanganan anak autis dapat dilakukan melalui pendekatan terapi dengan memaksimalkan potensi dasar anak melalui peran orangtua dan pendidikan yan bersifat mult disiplin. Pendidikan ini mencakup pendidikan khusus, intervensi tingkah laku dan terapi yang bersifat spesifik. Tujuannya adalah untuk memperbaiki sosialisasi, meningkatkan keterampilan mandiri, meningkatkan kemampuan komunikasi verbal maupun nonverbal. Dalam intervensi tingkah laku mencakup upaya meningkatakan tingah laku positif dan kontak mata. Jadi dukungan keluarga juga sangat diperlukan.

Dari berbagai jenis terapi yang tersedia, orangtua dianjurkan untuk memilih terapi yang dapat meningkatkan fungsionalitas anak dan mengurangi gangguan serta hambatan autisme. Terapi harus disesuaikan dengan kebutuhan anak, berdasarkan potensi, kekurangan, dan minat anak tersebut.

Tidak ada jaminan apakah terapi yang dipilih oleh orangtua maupun keluarga sungguh-sungguh berjalan efektif . Namun demikian, tentukan salah satu jenis terapi dan lakukan secara konsisten, bila tidak ada perubahan atau kemajuan yang nyata dalam tiga bulan anda dapat melakukan perubahan terapi. Bimbingan dan arahan yang diberikan harus dilaksanakan oleh orang tua secara konsisten. Terapi harus dilakukan terus menerus walaupun tingkat perkembangan perbaikan kondisi anak dirasa tidak ada. Meskipun psikofarmakologis bukanlah terapi utama, terapi ini berguna untuk gejala tertentu seperti kondisi hiperaktif dan mau menyakiti diri sendiri.